Kamis, 01 Desember 2011

Ruang Remang


RUANG REMANG


Aku melihat setitik cahaya di sana
Di sudut ruangan yang gelap
Bukan!
Bukan gelap sebenarnya tapi remang-remang
Aku senang melihatnya meski itu hanya sebuah titik yang jika di sandingkan dengan cahaya lampu cahaya itu takkan terlihat

Ya, aku senang
Karena dari percikan kecil itu ada harapan untuk menjadi cahaya yang terang
Dan akhirnya memenuhi ruang remangku
Sepercik cahaya itu mampu menuntunku untuk mencari arah jendela
Dan aku pun membukanya

Ya, setitik cahaya itu mampu menuntunku membuka mata
Menatap dunia
Dan mengabarkan bahwa dunia itu tak sesempit lingkaran
Saat masalah menatapku dengan garang senyumku adalah kemenangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar