RUANG REMANG
Aku
melihat setitik cahaya di sana
Di
sudut ruangan yang gelap
Bukan!
Bukan
gelap sebenarnya tapi remang-remang
Aku
senang melihatnya meski itu hanya sebuah titik yang jika di sandingkan dengan
cahaya lampu cahaya itu takkan terlihat
Ya, aku
senang
Karena
dari percikan kecil itu ada harapan untuk menjadi cahaya yang terang
Dan
akhirnya memenuhi ruang remangku
Sepercik
cahaya itu mampu menuntunku untuk mencari arah jendela
Dan
aku pun membukanya
Ya,
setitik cahaya itu mampu menuntunku membuka mata
Menatap
dunia
Dan
mengabarkan bahwa dunia itu tak sesempit lingkaran
Saat
masalah menatapku dengan garang senyumku adalah kemenangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar